Sektor Pertanian — Padi

Protokol Padi BIO7 — Teruji Lapangan di Lumbung Padi Nasional

Dari rendam benih hingga pematangan bulir: empat protokol bertahap, satu protokol darurat tanah asam, dan satu kasus lapangan terverifikasi 12,6 ton/ha.

Apa yang BIO7 lakukan untuk padi Anda

  • Anakan produktif 35–50 batang per rumpun lewat kolonisasi akar dan mobilisasi N/P hayati.

  • Tanah yang sehat: sisa agrokimia terurai, keasaman dinetralkan, patogen tular tanah ditekan.

  • Kurangi 40% pupuk NPK sintetis — kasus Karawang 2023 menghasilkan 12,6 ton/ha.

Kredensial terverifikasi

KEMENTAN RI 03.02.2026.156

Terdaftar Kementerian Pertanian RI

UNPAD No. B-0529/12/2025

Sertifikat of Analysis — Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran, terbit 15 Januari 2026

Komposisi mikroba terverifikasi

  • Azospirillum sp.3,10 × 10⁷
  • Pseudomonas sp.4,00 × 10⁸
  • Bacillus sp.1,30 × 10⁸
  • Streptomyces sp.1,83 × 10⁹
  • Konsorsium penambat nitrogen3,10 × 10¹⁰
  • Konsorsium pelarut fosfat9,27 × 10⁷

CFU/ml

Uji keamanan: non-patogenik · E. coli negatif · Salmonella negatif. Aman untuk tanah dan tanaman.

  • Patogenisitas: negatif
  • E. coli: negatif (0 CFU/ml)
  • Salmonella sp.: negatif (0 CFU/ml)
  • Auksin (Indole-3-Acetic Acid / IAA)
  • Giberelin (kompleks GA3)
  • Sitokinin (turunan Zeatin & Kinetin)
  • Poli-elektrolit fulvat & humat bioaktif

Aturan umum — berlaku untuk semua aplikasi padi

Patuhi dua larangan keras (herbisida & Urea 30 HST) agar mikroba bekerja optimal.

Rendam benih

1 tutup per 3 liter air, rendam benih 24 jam.

Semprot persemaian

7 tutup per tangki 16 liter, semprot setiap 5 hari.

Kompatibilitas campuran

BIO7 boleh dicampur dengan insektisida dan fungisida kimia.

Larangan herbisida — jeda 7 hari

JANGAN mencampur BIO7 dengan herbisida apa pun. Beri jeda minimum 7 hari antara BIO7 dan herbisida kimia (mis. Paraquat, Glifosat).

Urea padat dilarang setelah 30 HST

Mulai 30 HST, Urea padat dilarang keras. Pemupukan Urea (tebar/semprot) setelah 30 HST menipiskan dinding sel epidermis tanaman — memicu busuk seludang, busuk leher (Pyricularia oryzae), dan rebah.

Masa simpan

Dijamin viabel sampai Juli 2032.

Empat protokol bertahap

Semua takaran per tangki semprot 16 liter (knapsack). Ikuti urutan waktu HST.

A

Protokol A — Generasi Anakan Super

Waktu aplikasi
15, 22, dan 30 HST
Tujuan
Memicu produksi anakan produktif yang masif (target 35–50 batang per rumpun) serta mencegah klorosis bibit dan stagnasi akar.

Campuran tangki (per 16 liter)

  • BIO7

    5–7 tutup (50–70 ml)

    Kolonisasi akar oleh mikroba, mobilisasi N/P hayati

  • Ultradap (Mono-Ammonium Phosphate)

    3–4 sendok makan (45–60 g)

    P siap tersedia untuk energi akar dalam, inisiasi anakan aktif

  • CALNIT (Calcium Nitrat, 15,5% N, 26% CaO)

    2–3 sendok makan (30–45 g)

    Nitrat-N + Ca larut menebalkan dinding sel, mencegah rebah

  • MgSO4 (Magnesium Sulfat)

    1–2 sendok makan (15–30 g)

    Aktivator klorofil, fotosintesis saat langit mendung

  • Fitoflex (kompleks mikronutrien kelat)

    1 sachet (2,5 g)

    Unsur mikro (Zn, Cu, Fe, Mn, B, Mo) — mencegah kelaparan mikro tersembunyi di tanah masam

Pupuk dasar (per hektar)

  • 5 HST: Urea 25 kg + Phonska 25 kg
  • 10–15 HST: Urea 100 kg + Phonska 100 kg
  • 30 HST (opsional): Phonska 200 kg + Fertiphos 50 kg untuk target 8 t/ha; atau Phonska PLUS 200 kg + Fertiphos 50 kg untuk target 10 t/ha

Teknik aplikasi

  • Arahkan kabut semprot ke pangkal rumpun dan zona akar.
  • Waktu semprot: pagi hari (06.00–09.00) atau sore (15.30–17.30).
  • Kondisi tanah: lembap / macak-macak, bukan kering gersang.
  • Jangan menyemprot saat terik siang (10.00–14.00) — UV membunuh bakteri menguntungkan.
  • Bila hujan turun dalam 2 jam setelah aplikasi, ulangi setengah dosis saat cuaca kembali cerah.
B

Protokol B — Perpanjang Malai & Perisai Penyakit

Waktu aplikasi
40, 47 HST, dan saat bunga seragam di seluruh petakan
Tujuan
99% anakan menghasilkan malai; menekan busuk leher (neck blast) dan kresek; menonaktifkan walang sangit.

Campuran tangki (per 16 liter)

  • BIO7

    7–10 tutup

    Bikonversi hayati, mendukung pengisian bulir

  • Meroke MKP (52% P₂O₅, 34% K₂O)

    5 sendok makan (±25 g)

    Fosfor-kalium, energi malai

  • CALNIT

    2 sendok makan (±20 g)

    Nitrogen + kalsium, malai kokoh

  • MgSO4

    1 sendok makan

    Dukungan fotosintesis

  • Fitoflex

    1 sachet (2,5 g)

    Mikronutrien lengkap

  • Auksin Murni (hormon murni, PT Natural Agrisains Indonesia)

    1 sachet (5 g)

    Hormon perangsang akar, memperkuat serapan hara

Pupuk dasar (per hektar, 40–45 HST)

  • KCl 100 kg + Fertiphos 100 kg. Target: 12 ton GKP/ha.

Pengelolaan air: Genangi petakan setinggi 5 cm sejak awal fase ini hingga ujung malai mulai menguning. Pertahankan secara kontinu.

C

Protokol C — Perbesar Bulir

Waktu aplikasi
Saat malai mulai melengkung (1–2 semprotan, jeda 7 hari)
Tujuan
Memaksimalkan pengisian dan ukuran bulir.

Campuran tangki (per 16 liter)

  • BIO7

    7 tutup

    Hayati (biologis)

  • KNO3 putih (Pupuk Crystal, kemasan 2 kg)

    5 sendok makan

    Nitrogen-kalium untuk penggemukan bulir

  • MgSO4

    2 sendok makan

    Magnesium + sulfur

  • TaniSIL (silika murni)

    1 sendok makan

    Memperkuat batang dan bulir

  • Giberelin Murni (hormon perangsang bunga & buah)

    1 sachet (5 g)

    Hormon perangsang bunga & buah

Pengelolaan air: Lanjutkan genangan 5 cm.

D

Protokol D — Pergemuk & Matang Bulir

Waktu aplikasi
Saat ujung malai mulai menguning (1–2 semprotan, jeda 5 hari)
Tujuan
Menggemukkan bulir dan mempercepat pematangan seragam.

Campuran tangki (per 16 liter)

  • BIO7

    10 tutup

    Hayati (biologis)

  • MerokeSOP (52% K₂O, 18% S, kemasan 1 kg)

    7 sendok makan

    Kalium + sulfur untuk pengisian bulir

  • MgSO4

    3 sendok makan

    Magnesium + sulfur, fotosintesis, kualitas bulir

Pengelolaan air: Keringkan petakan hingga panen — mempercepat pematangan dan mempermudah panen.

Protokol darurat

Untuk lahan bermasalah: tanah asam, pH jatuh, atau tanaman sudah menunjukkan gejala.

Protokol Darurat — Pemulihan Tanah Asam / Jatuhnya pH

Gejala yang ditangani: Padi kerdil, klowor, ambles (rebah bibit), daun merah/kuning, sundep, akar coklat, virus tungro.

Prosedur

  1. Hentikan pemupukan Urea tebar untuk seluruh sisa musim tanam.
  2. Keringkan petakan sampai sat/asat (tidak perlu kering sampai retak rambut).
  3. Semprot 3 kali dengan jeda 1 hari (contoh: Senin – Rabu – Jumat).

Formula "Sapu Jagat" (per tangki 16 liter)

  • BIO7

    13 tutup

    Hayati (biologis)

  • Meroke MKP

    7 sendok makan

    Fosfor-kalium

  • Dimehipo (bahan aktif)

    75 ml

    Insektisida

  • Zinc Sulphate (atau Antracol 2 sendok makan)

    3 sendok makan

    Mikronutrien / fungisida

  • Pupuk dasar (per hektar): Phonska 100 kg + Fertiphos 100 kg.

Pencegahan: semprot formula Sapu Jagat yang sama 1 dan 3 hari sebelum tanam.

Hortikultura & tanaman sekunder

Dosis BIO7 untuk sayuran dan palawaja di luar padi.

Semprot daun (foliar)

7 tutup per tangki 16 liter

Setiap 7–10 hari

Kocor akar (root drench)

1 tutup per 10 liter air

1 gelas per tanaman, setiap 15–30 hari

Bukti lapangan — Model Karawang 2023

Dokumentasi Panen Padi Karawang 12,6 Ton per Hektar BIO7
Kasus Lapangan Terverifikasi

12,6 Ton Gabah Kering Panen per Hektar di Karawang

Peningkatan hasil +61,5% dengan pengurangan pupuk kimia NPK sintetis sebesar 40%.

Kec. Jayakerta, Kab. Karawang, Jawa Barat · Haji Karma · 2023 · 1 hektar

Hasil terverifikasi

12,6 ton/ha

Rata-rata lokal

7.800 kg/ha (rata-rata lokal tanpa BIO7)

Keunggulan

+61,5%

−40% pemakaian pupuk NPK sintetis

Hasil aktual bergantung pada varietas, cuaca, dan pengelolaan lahan. Konsultasikan protokol untuk kondisi Anda.

Harga BIO7

Pengiriman langsung dari fasilitas produksi PT Biotek Agro Nusantara — pemesanan & konsultasi via WhatsApp.

OEM / white-label & skala ekspor: hubungi kami untuk kerja sama resmi produsen.

Harga BIO7

BIO7 · per botol 1 liter · HET

Pulau Jawa

Rp55.000

per botol 1 liter

Luar Pulau Jawa

Rp65.000

per botol 1 liter

HET (Harga Eceran Tertinggi) ditetapkan produsen — tidak dapat dinegosiasi untuk kanal standar.

Produk original dikirim langsung dari fasilitas kultur & manufaktur terpadu PT Biotek Agro Nusantara, Bandung.

Pesan & konsultasi via WhatsApp

Pertanyaan umum sektor padi

BIO7

BIO7 menghidupkan kembali biologi tanah melalui konsorsium mikroba hidup ultra-padat: bakteri penambat nitrogen menyediakan N hayati, bakteri pelarut fosfat memobilisasi P yang terkunci di tanah, dan Streptomyces menekan patogen tular tanah. Sisa agrokimia terurai, keasaman tanah dinetralkan, dan akar menyerap hara lebih dalam. Hasilnya: tanah yang benar-benar hidup, bukan sekadar dipupuk.

Konsultasi Cepat